Pertamina EP Gelar Sosialisasi Pengamanan Objek Vital Nasional di Desa Sindang Sari
Sindang Sari, Toili Barat - PT Pertamina EP melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) pada Minggu, 14 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WITA, bertempat di Balai Desa Sindang Sari, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai.
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sindang Sari karena desa tersebut merupakan salah satu wilayah yang terdapat sumur bor milik PT Pertamina EP, yang termasuk dalam kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas). Keberadaan fasilitas strategis tersebut menjadikan Desa Sindang Sari memiliki peran penting dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional sektor energi nasional.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemerintah desa terkait pentingnya menjaga keamanan objek vital nasional, khususnya yang berada di wilayah Desa Sindang Sari, serta meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan di sekitar jalur pipa dan area operasional Pertamina.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Toili beserta Bhabinkamtibmas Desa Sindang Sari, Danramil 1308-14/Toili bersama Babinsa Desa Sindang Sari, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindang Sari, Kepala Desa Sindang Sari beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat perwakilan dari enam dusun yang ada di Desa Sindang Sari.
Dalam pemaparan materi, pihak PT Pertamina EP menekankan pentingnya menjaga objek vital nasional dengan mematuhi rambu-rambu serta larangan aktivitas di sepanjang jalur pipa dan area sekitar sumur bor. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan.
Turut hadir pula perwakilan TNI yang bertugas sebagai pengamanan Obvitnas, yang menyampaikan materi terkait sistem pengamanan objek vital nasional, potensi ancaman, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar fasilitas Pertamina.
Kepala Desa Sindang Sari, I Gede Susila, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengamanan objek vital nasional merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Karena objek vital nasional merupakan tanggung jawab kita semua, saya berharap bapak dan ibu dapat mengikuti sosialisasi ini dengan seksama agar kita mengetahui bersama apa saja aktivitas yang dilarang di sepanjang jalur pipa dan area sumur bor demi keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara PT Pertamina EP, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Sindang Sari dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung keberlangsungan operasional energi nasional yang aman dan berkelanjutan. (dmju)
Sindang Sari, Toili Barat — PT Pertamina EP melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) pada Minggu, 14 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WITA, bertempat di Balai Desa Sindang Sari, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai.
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sindang Sari karena desa tersebut merupakan salah satu wilayah yang terdapat sumur bor milik PT Pertamina EP, yang termasuk dalam kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas). Keberadaan fasilitas strategis tersebut menjadikan Desa Sindang Sari memiliki peran penting dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional sektor energi nasional.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemerintah desa terkait pentingnya menjaga keamanan objek vital nasional, khususnya yang berada di wilayah Desa Sindang Sari, serta meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan di sekitar jalur pipa dan area operasional Pertamina.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Toili beserta Bhabinkamtibmas Desa Sindang Sari, Danramil 1308-14/Toili bersama Babinsa Desa Sindang Sari, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindang Sari, Kepala Desa Sindang Sari beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat perwakilan dari enam dusun yang ada di Desa Sindang Sari.
Dalam pemaparan materi, pihak PT Pertamina EP menekankan pentingnya menjaga objek vital nasional dengan mematuhi rambu-rambu serta larangan aktivitas di sepanjang jalur pipa dan area sekitar sumur bor. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan.
Turut hadir pula perwakilan TNI yang bertugas sebagai pengamanan Obvitnas, yang menyampaikan materi terkait sistem pengamanan objek vital nasional, potensi ancaman, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar fasilitas Pertamina.
Kepala Desa Sindang Sari, I Gede Susila, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengamanan objek vital nasional merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Karena objek vital nasional merupakan tanggung jawab kita semua, saya berharap bapak dan ibu dapat mengikuti sosialisasi ini dengan seksama agar kita mengetahui bersama apa saja aktivitas yang dilarang di sepanjang jalur pipa dan area sumur bor demi keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara PT Pertamina EP, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Sindang Sari dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung keberlangsungan operasional energi nasional yang aman dan berkelanjutan. (dmju).
Kirim Komentar