Mahasiswa KKN Tematik Sains dan Kesehatan Universitas Tadulako Paparkan Program Kerja di Hadapan Aparat Desa Sindang Sari
Sindang Sari, 24 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sains dan Kesehatan Angkatan 113 Universitas Tadulako melaksanakan pertemuan resmi bersama aparat Desa Sindang Sari pada Kamis, 24 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Sindang Sari, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memaparkan secara langsung berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Dalam suasana penuh antusias dan kekeluargaan, para mahasiswa memperkenalkan diri serta menjelaskan tujuan dan manfaat dari setiap program yang dirancang. Pemaparan dilakukan di hadapan aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat. Seluruh program disusun untuk mendukung pembangunan desa, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
Sebanyak 19 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi Universitas Tadulako secara resmi melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sindang Sari. Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama 26 hari, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat, edukasi lingkungan, serta pengembangan potensi lokal desa.
Koordinator Desa KKN, Arief Rahman, menjelaskan bahwa seluruh program kerja yang disusun merupakan hasil dari observasi awal serta diskusi langsung dengan aparat desa dan warga masyarakat.
“Kami merancang program kerja ini karena melihat pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu di bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan, serta pengembangan potensi lokal. Seluruh kegiatan disusun agar sesuai dengan latar belakang keilmuan kami dari berbagai fakultas dan program studi, serta menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di Desa Sindang Sari,” ujarnya saat sesi pemaparan.
Arief juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Sindang Sari, I Gede Susila, atas sambutan hangat dan dukungan yang telah diberikan sejak hari pertama kedatangan mahasiswa.
“Sejak awal kedatangan kami, Bapak Kepala Desa menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN ini. Beliau tidak hanya menyambut kami dengan ramah, tetapi juga memfasilitasi berbagai kebutuhan, mulai dari tempat tinggal, akses komunikasi dengan warga, hingga penggunaan fasilitas desa untuk mendukung kegiatan kami,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah desa menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh anggota kelompok KKN untuk memberikan kontribusi terbaik selama berada di Desa Sindang Sari.
“Beliau juga sangat terbuka terhadap diskusi dan memberi masukan terkait program- program yang kami rancang, sehingga pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini sangat membantu kami dalam menyusun pendekatan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga desa,” tambah Arief.
Melalui pelaksanaan program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Sains dan Kesehatan Universitas Tadulako berharap dapat memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Sindang Sari. Kegiatan KKN ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan di lingkungan sosial secara nyata dan relevan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan partisipasi aktif warga, seluruh program diharapkan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi dampak jangka panjang bagi kemajuan desa. Sinergi yang terjalin selama kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta menjadi fondasi bagi upaya pembangunan desa yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kirim Komentar