Mahasiswa KKN Universitas Tadulako Kenalkan Hidup Sehat dan Edukasi Gender Lewat Sosialisasi Interaktif di TK Melati
Toili Barat, 29 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Tadulako mengadakan kegiatan sosialisasi edukatif di TK Melati, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, pada Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengabdian masyarakat yang menyasar anak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Dalam suasana yang ceria dan penuh semangat, para mahasiswa KKN membawakan dua topik penting: edukasi cuci tangan yang benar serta pemahaman dasar tentang privasi dan komunikasi antar gender. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa TK Melati dengan antusiasme tinggi.
Sesi pertama diawali dengan pengenalan enam langkah mencuci tangan yang benar, yang dikemas melalui lagu interaktif dan gerakan tangan mengikuti irama musik. Anak-anak tampak antusias mengikuti gerakan sambil bernyanyi bersama, menjadikan proses belajar terasa seperti bermain. Lagu dan gerakan ini dirancang agar mudah diingat dan bisa diterapkan dalam keseharian anak-anak di rumah maupun di sekolah.
Sesi berikutnya berfokus pada edukasi ringan mengenai privasi tubuh dan komunikasi gender, yang disampaikan langsung oleh mahasiswa KKN dengan pendekatan sederhana, ramah, dan penuh empati. Anak-anak diajarkan pentingnya menjaga bagian tubuh pribadi, mengenali batasan sentuhan, serta bagaimana berkomunikasi dengan teman secara sopan dan saling menghargai. Materi ini disampaikan dengan alat peraga dan contoh situasi yang sesuai usia, sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Sepanjang kegiatan, mahasiswa KKN juga mengadakan kuis interaktif seputar materi yang telah diajarkan. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah menarik. Suasana riang dan penuh semangat mewarnai sesi ini, menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Tadulako tidak hanya menanamkan nilai-nilai penting pada anak-anak TK, tetapi juga menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang menyenangkan dapat menjadi jembatan efektif dalam membentuk karakter dan kebiasaan sehat sejak dini.
Oleh: Muhammad Nashirul Haq Putra Najamuddin
Kirim Komentar